Saat senja dicuri malam
Rasa meringkuk di sudut sunyi
membawa suluh entah untuk apa
Berkabar tentang hati resah
entah oleh siapa
Hingga terdampar lalu
terkapar pada keagungan lautan kasih
Yang tak pernah kumengerti
Waktupun terus berlari
menembus kelam
Mengajak aku pada pusaran
fatamorgana cinta
Yang kian tak kumengerti
Masih terasa wewangi
berkidung pada kembang-kembang dekat malam
Menatap purnama sepi, mengapa
harus ada mendung di sana?
Cintaku…
Kemana herus dilabuhkan getar
ini sementara malam menghalangi tepian
Tak ada berpijak hanyalah asa
menggempur kesunyian
Fajar akan datang menjemput,
bisikmu lirih
Semoga!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar