Sabtu, 22 Desember 2012

Ibu


Re Zubairi El-Basri Zein


Ibu, anakmu yang selalu memberi luka
Kini nyungkem keharibaan kasihmu
sebab, engkau azimat yang tak lekang oleh waktu
abadi tersemat di relung sanubari
mengiringi langkah berpijakku
pada lembaran-lembaran hari yang kurenda

Ibu, pijar ikhlas terpancar dari kesabaranmu tak pernah padam
jadi pelita di belantara peradaban yang tak menentu
kaulah guru kehidupanku tempat belajar keikhlasan dan kesabaran
sumber kasih serta telaga cinta sejati
kaulah pahlawan sejati, hidup mengabadi dalam nadi

Ibu, titahmu oase bagi musafir yang dahaga di gurun kasih
hingga patah onak kemarung hatiku
hamparan telaga bagi penggembala kehidupan
tempat melebur kepenatan
sabdamu ibu, adalah kristal-kristal embun kala kemarau mendera
bagi rerumput jiwa yang kerontang

di sini
kupahat prasasti
: Ibu, engkaulah surga itu!



10:24 WIB
Malang, 22 Desember 2007 M
12 Dzulhijjah 1428 H

Tidak ada komentar: